Saturday, October 15, 2011

Satu Hari Terakhir Untuk Hidup



Jika hidupku tinggal satu hari
BagiMu kupersembahkan seluruh cinta, puji dan keagungan
Sebaik mungkin akan ku coba menebar senyum di wajah seseorang
Tuk berbagi dengan mereka keagungan damaiMu
Kan ku kenang segala hal tentang hidupku
Saat - saat ketika kau ada dalam suka dan duka
Dan syukurku atas segala yang kau lakukan
TanpaMu tanpa ada kejayaan yang dimenangkan

Jika aku memiliki satu hari sebelum aku mati
Aku akan memohon maaf kepada temanku yang menangis karena aku
Kan ku tarik kembali segala kata kasar yang kuucap pada semua orang
Dan mengisi hati mereka denagn tawa dan canda

Jika hidupku tinggal satu hari lagi
Tak seorangpun kan kuusir, dan tak seorangpun akan kusakiti
Karena aku mencintai mereka sampai akhir

Mengapa tak kita jalani setiap hari seakan itu yang terakhir
Untuk menyambut masa depan dan melupakan masa lalu
Agar setiap hari,
Kita hidup sebagai muslim
Dan yang terpenting adalah untuk selalu memberi.

Hari Ini Adalah Abadi

                                            

Seorang bijak pernah berkata, bahwa ada 2 hari dalam hidup ini yang sama sekali tidak perlu anda khawatirkan, Hari itu adalah,

Hari Kemarin  
Anda tidak bisa mengubah apapun yang telah terjadi. Anda tak bisa menarik perkataan yang telah diucapkan. Anda tak mungkin lagi menghapus kesalahan; dan mengulangi kegembiraan yang anda rasakan kemarin. Biarkan hari kemarin lewat...Lepaskan saja....

Hari Esok
Hingga mentari esok terbit, anda tak tahu apa yang akan terjadi. Anda tak bisa melakukan apa - apa untuk esok hari. Anda tak mungkin sedih atau ceria di esok hari. Esok hari belum tiba...Biarkan saja....

Yang tersisa kini adalah hari ini, pintu masa lalu telah tertutup; pintu masa depan pun belum tiba. Pusatkan diri anda untuk hari ini saja..saat ini saja...detik ini saja.....! Anda dapat mengerjakan lebih banyak hal hari ini bila anda mampu memaafkan hari kemarin dan melepaskan ketakutan akan esok hari. Hiduplah hari ini saja....karena masa lalu dan masa depan hanyalah permainan pikiran yang rumit. Hiduplah apa adanya, karena yang ada hanyalah hari ini; hari ini yang abadi.